Forum Penyelamatan Lut Tawar (FPLT) menghimbau kepada masyarakat sekitar Lut Tawar dan wisatawan yang berkunjung untuk tidak membuang sampah ke danau
LOGIN   |   REGISTER   |    FORGET PASSWORD

   
Sabtu, 06 Juni 2009 , 15:09:00

   
azagh
rider Central Aceh Bicycle Community (CABC) berlatih di Bur Gayo Aceh Tengah, Jum'at (6/6)

 

Takengon-Komite Olah Raga Nasional Indonesia (Koni) Aceh Tengah, mulai menyurati pengcab guna peningkatan prestasi menghadapi Porda 2010 serta Pekan Olah Raga Nasional (Pon). Ketua Koni Aceh Tengah, Drs Amir Hamzah MM, Sabtu (6/6) mengatakan , guna menghadapi berbagai event olah raga di Aceh dan Nasional, semua pengcab di Aceh Tengah diminta mendata atlit dan pelatih serta prestasi untuk upaya pembinaan yang berkesinambungan dan terarah.

 

                Dikatakan ketua Koni Aceh Tengah, dengan mengisi formulir yang disediakan Koni, akan diilihat kemampuan Pengcab dan akan menjadi tolok ukur keikutsertaan cabang olah raga dalam berbagai event kedepan.

                Menanggapi surat Koni ini, pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Aceh Tengah, Khalisuddin , menyambut positip langkah yang ditempuh Koni. Menurut Khalis, sudah hampir dua tahun belakangan Koni Aceh Tengah nmengalami stagnasi.

                Namun meski Koni Stagnan, kata Khalis, banyak Pengcab yang tetap melakukan kegiatan dan mengikuti berbagai event pertandingan diluar daerah dan meraih prestasi membanggakan. Seperti yang dilakukan oleh Pencab Kempo yang akan mengikuti event kejuaraan dunia di Bali pada pertengahan Juli nanti.

                Menurut pengurus Kempo Aceh Tengah, Edi Saputra, dari Sembilan anggota tim yang membela Aceh di Bali, lima diantaranya berasal dari Aceh Tengah, masing-masing satu official dan empat atlit asal Kempo Aceh Tengah.

                Keempat atlit Kempo tersebut adalah Andi Armaya, Fitra, Heri dan Edi Saputra, sementara official yang ikut ke kejuaraan dunia di Bali adalah Aman Zaghlul. Di tempat terpisah, atlit sepeda gunung dari CABC Aceh Tengah yang berada dibawah ISSI Takengon, kini sedang mempersiapkan diri untuk kejuaraan Dunia MTB dan BMX di Toba Sumatera Utara.

                Meski sudah dipastikan ikut dan mendaftar di kejuaraan dunia Toba tersebut, namun hingga kini, menurut pengurus Central Atjeh Bicycle Community (CABC), Pemda belum membantu pendanaan meski proposal sudah dimasukkan.

                Padahal, lanjut pengurus CABC, atlit sepeda gunung Aceh Tengah sudah sangat siap menghadapi event bergengsi di Toba Sumatera Utara. Bahkan lanjut pengurus CABC, atlit sepeda gunung asal Dataran Tinggi Gayo sudah melakukan uji coba hingga ke Kabupaten Bireuen yang berjarak 101 kilometer dari Takengon.

                Amatan Koran ini, beberapa tahun terakhir, berbagai cabang olah raga di Aceh Tengah berkembang pesat dan dilakukan oleh generasi muda. Namun pembinaan oleh Koni dinilai lamban oleh Pengcab di Aceh Tengah (01)

 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
     P0F1M